Manchester City dikabarkan semakin serius memburuEdinson Cavani. Mereka akan mengajukan tawaran sebesar 60 juta Euro kepada Napoli untuk memboyong pemain bernomor punggung 7 tersebut.Peluang City untuk mendapatkan Cavani semakin besar setelah beberapa klub peminat striker Timnas Uruguay tersebut mundur dari persaingan.Chelsea dikabarkan menghentikan negosiasi setelah menghitung biaya total termasuk kontrak 5 tahun yang menembus angka 100 juta Euro. Sedangkan PSG yang sempat dikabarkan berminat juga memutuskan harga Cavani terlalu mahal bagi mereka.City berharap bisa mendapatkan striker berusia 26 tahun tersebut dengan sejumlah uang plus Edin Dzeko. Saingan terberat The Citizens untuk mendapatkan Cavani saat ini tinggal Real Madrid, yang tidak hanya memiliki kekuatan finansial tapi juga reputasi sebagai salah satu klub terbaik dunia.
Santos dikabarkan telah menerima dua tawaran konkret terhadap Neymar dari dua tim Spanyol. Harian olahraga Globoesportememberitakan bahwa Barcelona FC memberikan penawaran 28 juta Euro dan Real Madrid mengajukan 35 juta Euro untuk striker 21 tahun.Baik Santos maupun pihak Neymar yang diwakili oleh ayahnya menyatakan akan mempelajari kedua tawaran tersebut dengan hati-hati sebelum mengambil keputusan. Meskipun penawaran Los Galácticos lebih tinggi, namun Neymar sebelumnya telah sering menyatakan lebih ingin bermain untuk Blaugrana.Agen Neymar sendiri telah mengkonfirmasi bahwa laga lawan Flamengoakhir pekan ini akan menjadi laga perpisahan Neymar bersama Santos sebelum penyerang Timnas Brazil ini meneruskan karirnya di Eropa.

Penyerang Bayern Munich, Thomas Muller takkan membiarkan tekanan mempengaruhi permainannya di laga final Liga Champions menghadapi Borussia Dortmund, Minggu (26/5) dini hari nanti. Kali ini Muller yakin bisa meredam tekanan berbekal pengalaman bermain di laga final sebelumnya."Pemain lainnya mungkin tidak ada yang memiliki pengalaman bermain di final seperti yang saya miliki di dua final," ucap Muller jelang laga final seperti dilansir Goal.com."Saya tidak merasa tertekan seperti yang saya rasakan di dua laga final sebelumnya. Bagi saya ini adalah laga Liga Champions biasa, tentu masih ada sedikit perasaan tertekan. Tetapi Anda memerlukan hal itu, saya sadar apa yang kami perjuangkan di sini," imbuh Muller.Sementara itu di kesempatan lain, Kapten Bayern, Philipp Lahm yakin dengan kemampuan timnya untuk merebut trofi Liga Champions musim ini. Dengan melihat kondisi skuad dan peningkatan performa dalam beberapa tahun terakhir, Lahm yakin timnya memiliki peluang besar untuk menang."Tidak ada jaminan untuk menang. Tetapi jika Anda melihat di masa lalu dan dibandingkan dengan beberapa tahun terakhir, maka akan terlihat peningkatan pesat.""Saat ini kami sudah dewasa dan berkembang dengan baik. Kami berada dalam usia maksimal dan sudah matang, jadi mengapa tidak (untuk bisa menang)," imbuh Lahm berbicara tentang peluang timnya.
Kapten Bayern Munich, Philipp Lahm yakin jika Minggu (26/5) dini hari nanti bukanlah final terakhir timnya di Liga Champions. Dengan kekuatan timnya saat ini, Lahm yakin Bayern bisa kembali menembus final di tahun-tahun berikutnya.Permainan impresif Bayern di musim ini, mampu mengantarkan Die Roten ke final ke-3 mereka dalam 4 edisi terakhir Liga Champions. Di dua final sebelumnya, Bayern dibekuk Inter di tahun 2010, lalu kemudian takluk dari Chelsea di tahun 2012."Ini adalah final ketiga kalinya dalam 4 tahun bermain di Liga Champions. Dan saya yakin tim ini mempunyai peluang besar untuk kembali menembus final dalam beberapa tahun mendatang. Saya cukup percaya diri dengan kekuatan tim ini," ucap Lahm jelang laga final"Selalu ada tekanan di Bayern, kami adalah jawara Bundesliga dan masih akan berlaga di final Piala Jerman minggu depan. Jadi selalu ada tekanan."Sementara berbicara mengenai peluang timnya, Lahm menolak disebut sebagai favorit di laga final nanti. Tetapi dengan melihat kondisi skuad dan peningkatan performa dalam beberapa tahun terakhir, Lahm yakin timnya memiliki peluang besar untuk menang."Tidak ada jaminan untuk menang. Tetapi jika Anda melihat di masa lalu dan dibandingkan dengan beberapa tahun terakhir, maka akan terlihat peningkatan pesat.""Saat ini kami sudah dewasa dan berkembang dengan baik. Kami berada dalam usia maksimal dan sudah matang, jadi mengapa tidak (untuk bisa menang)," imbuh Lahm berbicara tentang peluang timnya.

Pelatih Borussia Dortmund, Jurgen Klopp ingin anak asuhnya bermain maksimal kala menghadapi Bayern Munich di final Liga Champions, Minggu (25/5) dini hari nanti. Menurut Klopp, Dortmund takkan memiliki peluang untuk menang jika tampil di bawah tekanan lawan."Kami harus bermain dengan sangat baik, jika tidak kami takkan memiliki peluang untuk menang. Kami harus tampil maksimal, karena kami hanya memiliki satu kali kesempatan," ucap Klopp jelang laga seperti dilansirGoal.com.Dortmund menjadi tim underdog kala menghadapi musuh bebuyutannya, Bayern Munich. Tetapi Klopp yakin anak asuhnya bisa menuai hasil manis jika mereka tampil maksimal di Stadion Wembley."Tim ini sudah berkembang selama kurun 5 tahun terakhir, dan saya rasa hal ini sudah maksimal. Orang bisa mendaki gunung everest dan harus putar balik sisa 10 meter dari puncak. Tetapi setidaknya mereka sudah berusaha. Dan kami juga sudah berupaya maksimal," imbuh Klopp.Pada kesempatan yang sama, Klopp juga menepis anggapan jika sepakbola Jerman kini sudah mendominasi Eropa dengan melihat laga all German final di Liga Champions. Bagi Klopp, klub Bundesliga hanya melakukan yang terbaik untuk mendapatkan hasil maksimal.